Impertinenz
/ɪmpɛʁtiˈnɛnt͡s/
🇩🇪Bahasa JermanPsikologiEtikaSosiologiNetral
Ringkasan Makna
Sikap atau perilaku yang tidak sopan, kurang ajar, atau melampaui batas kesantunan dalam interaksi sosial.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Impertinenz merujuk pada tindakan atau ucapan yang dianggap tidak pantas, lancang, atau tidak menghormati norma sosial yang berlaku. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang mengabaikan batasan pribadi atau otoritas dengan cara yang provokatif atau sombong.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Seine ständige Impertinenz gegenüber dem Vorgesetzten führte zu einer Abmahnung.”
→Sikapnya yang terus-menerus tidak sopan terhadap atasan berujung pada surat peringatan.
“Ich verbitte mir diese Impertinenz!”
→Saya tidak menoleransi ketidaksopanan ini!
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin 'impertinentia', yang berarti 'tidak relevan' atau 'tidak pada tempatnya'. Dalam bahasa Jerman, istilah ini berevolusi menjadi deskripsi untuk perilaku yang melanggar norma kesopanan.