insolvensi
/ษชn.sษl.vษn.si/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaHukumEkonomiKeuanganNetral
Ringkasan Makna
Kondisi keuangan ketika seseorang atau badan usaha tidak mampu lagi membayar utang-utangnya yang sudah jatuh tempo.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Insolvensi adalah keadaan di mana debitur (perorangan atau perusahaan) mengalami kesulitan keuangan yang parah sehingga total kewajiban atau utangnya melampaui nilai total aset yang dimilikinya, dan mereka tidak mampu memenuhi kewajiban pembayaran kepada kreditur tepat waktu. Dalam konteks hukum kepailitan, insolvensi sering kali menjadi dasar resmi bagi pengadilan untuk melikuidasi aset debitur guna melunasi utang-utangnya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPerusahaan tersebut dinyatakan mengalami insolvensi setelah gagal melunasi obligasi yang jatuh tempo pekan lalu.โ
โPerusahaan tersebut dinyatakan mengalami insolvensi setelah gagal melunasi obligasi yang jatuh tempo pekan lalu.
โThe court declared the company in a state of insolvency and ordered the liquidation of its assets.โ
โPengadilan menyatakan perusahaan tersebut dalam keadaan insolvensi dan memerintahkan likuidasi asetnya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Belanda 'insolventie' atau bahasa Inggris 'insolvency', yang berakar dari bahasa Latin 'insolventia' (tidak dapat membayar), gabungan dari 'in-' (tidak) dan 'solvere' (membayar).