Müßigkeit
/ˈmʏsɪçkaɪ̯t/
🇩🇪Bahasa JermanBahasa JermanFilosofiKondisiNetral
Ringkasan Makna
Keadaan bermalas-malasan, ke idlan, atau waktu luang yang bebas dari pekerjaan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata benda dalam bahasa Jerman ini merujuk pada kondisi tidak melakukan apa-apa secara sengaja, beristirahat, atau menikmati waktu luang tanpa tekanan produktivitas. Dalam konteks filosofis dan historis, 'Müßigkeit' sering dipandang secara positif sebagai prasyarat untuk kontemplasi, kreativitas, dan kebebasan berpikir, berlawanan dengan budaya kerja yang berlebihan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Manchmal ist süße Müßigkeit genau das, was man nach einer harten Arbeitswoche braucht.”
→Kadang-kadang kemalasan yang manis adalah tepat apa yang seseorang butuhkan setelah minggu kerja yang berat.
“In der Philosophie wird der Müßigkeit oft ein hoher Wert für die Kreativität zugeschrieben.”
→Dalam filosofi, kemalasan sering kali diatribusikan nilai yang tinggi untuk kreativitas.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman Pertengahan 'müezicheit', dari kata sifat ' müßig' (bebas dari pekerjaan, menganggur). Konsep ini memiliki sejarah panjang dalam tradisi Eropa, terutama dalam esai-esai filosofis tentang seni menikmati waktu luang (Dasein).