KamusLengkap.com

nachempfinden

/ˈnaːxʔɛmˌfɪndn̩/
🇩🇪Bahasa JermanPsikologiSastraEmosiFilsafatNetral
Ringkasan Makna

Kata kerja dalam bahasa Jerman yang berarti ikut merasakan, menghayati, atau berempati secara mendalam terhadap perasaan atau pengalaman orang lain.

Penjelasan & Konteks Penggunaan

Kata 'nachempfinden' berasal dari bahasa Jerman yang menggambarkan proses mental dan emosional di mana seseorang tidak hanya memahami secara kognitif, tetapi benar-benar merekonstruksi dan merasakan kembali perasaan, penderitaan, atau kegembiraan orang lain dalam diri mereka sendiri. Istilah ini sering digunakan dalam konteks estetika, sastra, dan psikologi untuk mendiskusikan kedalaman empati atau kemampuan seseorang untuk menghayati karya seni dan pengalaman hidup orang lain.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

“Es ist schwer, den Schmerz eines anderen vollständig nachempfinden zu können.”
→Sangat sulit untuk dapat ikut merasakan penderitaan orang lain secara sepenuhnya.
“Der Leser kann die Gefühle der Hauptfigur in diesem Roman gut nachempfinden.”
→Pembaca dapat menghayati dengan baik perasaan tokoh utama dalam novel ini.

Asal-usul & Konteks Budaya

Berasal dari bahasa Jerman 'nach-' (mengikuti atau sesudah) dan 'empfinden' (merasakan). Istilah ini memiliki akar yang kuat dalam tradisi filsafat dan estetika Jerman abad ke-18 dan ke-19 (seperti dalam pemikiran Johann Gottfried Herder dan Wilhelm Dilthey) yang menekankan pentingnya pemahaman batin dan penghayatan emosional (Einfühlung) dalam ilmu humaniora.

Cari Kata atau Istilah Lainnya