Nachunternehmerleistung
/ˈnaːxʔʊntɐˌnɛːmɐˌlaitʊŋ/
🇩🇪Bahasa JermanHukumBisnisKonstruksiNetral
Ringkasan Makna
Layanan atau pekerjaan yang disediakan oleh subkontraktor kepada kontraktor utama dalam hukum kontrak Jerman.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah hukum dan bisnis dalam bahasa Jerman yang merujuk pada jasa atau pekerjaan yang dilimpahkan oleh kontraktor utama kepada pihak ketiga (subkontraktor) untuk diselesaikan. Istilah ini sangat umum digunakan dalam industri konstruksi (Bauwesen) serta dalam konteks perpajakan (khususnya terkait pembalikan beban pajak atau Reverse-Charge-Verfahren § 13b UStG untuk layanan konstruksi).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Nachunternehmerleistung muss fristgerecht und in hoher Qualität erbracht werden.”
→Layanan subkontraktor harus diselesaikan tepat waktu dan dengan kualitas tinggi.
“Für bestimmte Nachunternehmerleistungen gilt eine besondere steuerliche Regelung.”
→Terdapat peraturan perpajakan khusus yang berlaku untuk layanan subkontraktor tertentu.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman, gabungan kata 'nach-' (berikutnya/sub), 'Unternehmer' (pengusaha/kontraktor), dan 'Leistung' (layanan/performa). Istilah ini berakar dari hukum perdata Jerman (BGB) dan hukum pajak komersial.