parittisch
/paˈʁɪtɪʃ/
🇩🇪Bahasa JermanHukumSejarahTeologiNetral
Ringkasan Makna
Istilah yang merujuk pada prinsip kesetaraan hak antara dua kelompok agama yang berbeda, khususnya dalam konteks hukum di Kekaisaran Romawi Suci.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Secara historis, istilah 'parittisch' (dari bahasa Latin 'paritas' yang berarti kesetaraan) digunakan untuk menggambarkan sistem di mana dua denominasi agama (biasanya Katolik dan Protestan) memiliki hak, kewajiban, dan perwakilan yang sama dalam pemerintahan, pengadilan, atau lembaga publik. Konsep ini sangat penting dalam Perdamaian Westphalia untuk menjaga stabilitas politik dan keagamaan di wilayah-wilayah Jerman.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Verwaltung der Stadt wurde nach parittischen Grundsätzen organisiert.”
→Administrasi kota tersebut diorganisir berdasarkan prinsip-prinsip kesetaraan (parittisch).
“Ein parittisches Gericht sollte religiöse Konflikte neutral schlichten.”
→Sebuah pengadilan parittis (setara) diharapkan dapat menengahi konflik keagamaan secara netral.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin 'paritas' (kesetaraan) yang diserap ke dalam bahasa Jerman pada abad ke-17. Istilah ini menjadi pilar hukum penting pasca-Perang Tiga Puluh Tahun untuk memastikan koeksistensi damai antara penganut Katolik dan Protestan.