Steuerverbindlichkeit
/ˈʃtɔɪ̯ɐfɛɐ̯ˌbɪndlɪçkaɪ̯t/
🇩🇪Bahasa JermanAkuntansiHukumKeuanganJermanNetral
Ringkasan Makna
Kewajiban atau utang pajak yang harus dilunasi oleh individu atau badan hukum kepada otoritas pajak.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Steuerverbindlichkeit adalah istilah hukum dan akuntansi dalam bahasa Jerman yang merujuk pada kewajiban keuangan berupa utang pajak yang sudah pasti dan terutang kepada otoritas pajak. Dalam pembukuan keuangan (neraca), istilah ini dikategorikan sebagai liabilitas lancar yang timbul dari pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai (MwSt), pajak korporasi, atau jenis pajak lainnya yang telah dihitung namun belum dibayarkan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Steuerverbindlichkeit muss bis zum Ende des Monats beglichen werden.”
→Utang pajak tersebut harus dilunasi sebelum akhir bulan.
“In der Bilanz wird die Steuerverbindlichkeit unter den Passiva ausgewiesen.”
→Dalam neraca, kewajiban pajak dicatat di bawah bagian liabilitas.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari gabungan dua kata bahasa Jerman, yaitu 'Steuer' (pajak) dan 'Verbindlichkeit' (kewajiban/liabilitas). Istilah ini diatur secara baku dalam hukum perdagangan dan akuntansi Jerman (Handelsgesetzbuch/HGB) untuk membedakan utang pajak yang sudah pasti dari cadangan kewajiban pajak yang masih berupa perkiraan (Steuerrückstellung).