tidak membayar tagihan
/tidak me.mba.yar tagi.han/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKeuanganEkonomiHukumNetral
Ringkasan Makna
Tidak melunasi atau tidak membayar utang atau tagihan yang telah jatuh tempo.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata atau frasa ini merujuk pada situasi di mana seseorang atau perusahaan tidak melunasi atau tidak membayar utang atau tagihan yang telah jatuh tempo. Hal ini dapat menyebabkan konsekuensi hukum dan keuangan, seperti penagihan utang, penutupan rekening bank, atau bahkan penjatuhan hukuman pidana. Dalam konteks keuangan, tidak membayar tagihan dapat menyebabkan penurunan kredit score dan kesulitan dalam mendapatkan pinjaman atau kredit di masa depan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia tidak membayar tagihan listriknya dan sekarang harus menghadapi penagihan utang.โ
โDia tidak melunasi tagihannya dan sekarang harus menghadapi konsekuensi hukum.
โPerusahaan tersebut tidak membayar tagihan gajinya kepada karyawan dan sekarang harus menghadapi kesulitan keuangan.โ
โPerusahaan tersebut tidak melunasi tagihannya kepada karyawan dan sekarang harus menghadapi kesulitan keuangan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata atau frasa ini umum digunakan dalam konteks keuangan dan hukum di Indonesia. Dalam budaya Indonesia, tidak membayar tagihan dianggap sebagai tindakan yang tidak etis dan dapat menyebabkan konsekuensi hukum.