إرجاء
/ʔir.d͡ʒaːʔ/
🇸🇦Bahasa ArabBahasa ArabAgamaFilsafatTeologiNetral
Ringkasan Makna
Penundaan atau pengunduran suatu perkara; dalam teologi Islam merujuk pada aliran Murjiah yang menunda vonis bagi pelaku dosa besar.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Secara etimologis, kata 'irja' (إرجاء) berasal dari kata kerja araja (أرجأ) yang berarti menunda, menangguhkan, atau mengundurkan sesuatu ke waktu yang lain. Dalam konteks teologi Islam (kalam), istilah ini merujuk pada doktrin kelompok Murjiah yang menunda penetapan status iman bagi pelaku dosa besar dan menyerahkan keputusan tersebut kepada Allah di akhirat kelak, dengan keyakinan bahwa maksiat tidak membatalkan keimanan selama masih ada pengakuan tauhid.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“تم إرجاء الاجتماع إلى موعد لاحق.”
→Pertemuan tersebut ditunda ke waktu yang lain.
“ظهر الإرجاء كفرقة كلامية في التاريخ الإسلامي المبكر.”
→Al-Irja muncul sebagai aliran teologi dalam sejarah Islam awal.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari akar kata bahasa Arab ر ج ء (r-j-ḥ/ʔ). Istilah ini sangat penting dalam diskursus sejarah mazhab pemikiran Islam, terutama dalam perdebatan antara mazhab Murjiah di satu sisi dengan Khawarij dan Mu'tazilah di sisi lain mengenai batasan keimanan dan dosa besar.