hängenbleiben
/ˈhɛŋənˌblaɪbn̩/
🇩🇪Bahasa JermanVerbaBahasa JermanSlangKeluargaNetral
Ringkasan Makna
Kata kerja dalam bahasa Jerman yang secara harfiah berarti 'tetap tergantung', tetapi dalam percakapan sehari-hari sering digunakan untuk bermakna tersangkut, tertinggal, atau tetap mengingat sesuatu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'hängenbleiben' adalah kata kerja (verb) dalam bahasa Jerman yang memiliki beberapa arti tergantung konteksnya. Secara fisik, kata ini bisa berarti tersangkut pada sesuatu (misalnya pakaian pada paku). Secara kiasan, kata ini sering digunakan dalam bahasa gaul (slang) untuk menyatakan seseorang yang tertinggal dalam suatu situasi, tidak bisa melupakan sesuatu (terngiang-ngiang di kepala), atau harus menanggung sesuatu (seperti membayar tagihan sendirian).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Der Ohrwurm will einfach nicht aus meinem Kopf, er ist hängen geblieben.”
→Lagu terngiang-ngiang itu tidak mau keluar dari kepala saya, lagu itu terus melekat.
“Am Ende bin ich auf den Kosten hängen geblieben.”
→Pada akhirnya sayalah yang harus menanggung semua biaya tersebut.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman standar yang menggabungkan kata kerja 'hängen' (tergantung) dan 'bleiben' (tinggal), yang mengalami pergeseran makna dalam bahasa sehari-hari modern menjadi idiom untuk berbagai situasi ketertinggalan atau kelekatan.