ketidakenakan
/kษ.ti.dak.ษ.na.kan/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaPsikologiSosiologiEmosiNetral
Ringkasan Makna
Perasaan tidak nyaman, canggung, atau rasa sungkan terhadap orang lain atau situasi tertentu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Ketidakenakan merujuk pada kondisi psikologis atau sosial di mana seseorang merasa sungkan, tidak enak hati, atau canggung untuk melakukan sesuatu, menolak permintaan, atau berada dalam situasi tertentu karena khawatir akan menyinggung perasaan orang lain atau melanggar norma sosial. Istilah ini sangat kental dengan budaya kolektivitas di Indonesia yang menjunjung tinggi harmoni sosial.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia merasa ketidakenakan saat harus menolak ajakan makan malam dari atasannya.โ
โHe felt a sense of awkwardness when he had to decline a dinner invitation from his boss.
โRasa ketidakenakan itu membuatnya sulit untuk bersikap tegas.โ
โThat feeling of reluctance made it difficult for him to be assertive.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'enak' yang diberi imbuhan gabung 'ke-an' dan awalan 'tidak'. Istilah ini merupakan manifestasi dari budaya 'ewuh pakewuh' dalam masyarakat Jawa dan Indonesia pada umumnya, yang mengutamakan menjaga perasaan orang lain di atas kepentingan pribadi.