malu-malu
/หma.lu หma.lu/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaAdjektivaSikapBahasa Sehari-hariNetral
Ringkasan Makna
Bersikap segan, canggung, atau berpura-pura tidak mau padahal sebenarnya berminat.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata ulang ini mendeskripsikan perilaku seseorang yang menunjukkan keraguan, kecanggungan, atau keseganan, sering kali sebagai bentuk sopan santun yang berlebihan atau trik psikologis (seperti 'malu-malu kucing') di mana seseorang sebenarnya menginginkan atau menyukai sesuatu tetapi berpura-pura menolak pada awalnya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โMeskipun dia lapar, dia tetap malu-malu saat ditawari makanan oleh tuan rumah.โ
โMeskipun dia lapar, dia tetap malu-malu saat ditawari makanan oleh tuan rumah.
โAnak kecil itu bertingkah malu-malu di depan tamu yang baru pertama kali datang.โ
โAnak kecil itu bertingkah malu-malu di depan tamu yang baru pertama kali datang.
Asal-usul & Konteks Budaya
Bentuk pengulangan kata dasar 'malu' dalam bahasa Indonesia untuk memperhalus atau mengubah nuansa makna menjadi lebih deskriptif terhadap suatu sikap yang tidak sepenuhnya penakut, melainkan bagian dari norma kesopanan atau strategi sosial.