Verdienstlichkeit
/fɛɐ̯ˈdiːnstlɪçkaɪ̯t/
🇩🇪Bahasa JermanFilsafatEtikaTeologiNetral
Ringkasan Makna
Kualitas atau sifat yang membuat seseorang layak mendapatkan penghargaan atau pahala atas perbuatannya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah ini berasal dari bahasa Jerman yang merujuk pada konsep 'merit' atau 'kelayakan'. Dalam konteks teologi dan etika, ini merujuk pada nilai moral dari suatu tindakan yang dianggap pantas menerima ganjaran atau pengakuan. Sering digunakan untuk mendiskusikan apakah perbuatan manusia memiliki nilai intrinsik yang cukup untuk mendapatkan rahmat atau imbalan tertentu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Verdienstlichkeit seiner guten Taten wurde von der Gemeinschaft anerkannt.”
→Kelayakan atas perbuatan baiknya diakui oleh komunitas.
“In der Theologie wird oft über die Verdienstlichkeit menschlicher Werke debattiert.”
→Dalam teologi, sering terjadi perdebatan mengenai kelayakan perbuatan manusia.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata kerja Jerman 'verdienen' (mendapatkan/layak) dengan akhiran '-lich' (sifat) dan '-keit' (kualitas). Istilah ini memiliki akar sejarah yang kuat dalam perdebatan teologis abad pertengahan mengenai 'meritum' (merit) dalam tradisi Kristen.