Zerrissenheit
/t͡sɛɐ̯ˈʁɪsn̩haɪ̯t/
🇩🇪Bahasa JermanFilsafatPsikologiSastraNetral
Ringkasan Makna
Kondisi batin yang terpecah, tercabik-cabik, atau mengalami konflik eksistensial yang mendalam.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Zerrissenheit adalah istilah bahasa Jerman yang menggambarkan keadaan jiwa seseorang yang merasa terpecah, tidak utuh, atau mengalami konflik batin yang hebat. Dalam konteks filsafat dan sastra (terutama Romantisisme Jerman), istilah ini merujuk pada perasaan keterasingan individu dari dunia, Tuhan, atau diri sendiri, yang menyebabkan penderitaan eksistensial karena ketidakmampuan untuk menyatukan berbagai aspek kehidupan yang kontradiktif.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Zerrissenheit des Protagonisten spiegelt die gesellschaftlichen Spannungen seiner Zeit wider.”
→Kondisi batin yang terpecah dari sang protagonis mencerminkan ketegangan sosial pada zamannya.
“Er litt unter einer tiefen inneren Zerrissenheit zwischen Pflicht und Verlangen.”
→Dia menderita karena kondisi batin yang terpecah secara mendalam antara kewajiban dan keinginan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata kerja Jerman 'zerreißen' (mencabik/merobek) dan akhiran '-heit'. Istilah ini menjadi sangat populer dalam sastra Jerman abad ke-19 untuk menggambarkan krisis identitas manusia modern yang terjebak di antara rasionalitas dan emosi.