परधीनता
/pəɾ.d̪ʱiːn.t̪ɑː/
🇮🇳Bahasa HindinominasosiopolitikfilsafatNetral
Ringkasan Makna
Keadaan bergantung pada orang lain atau berada di bawah kekuasaan pihak lain; perbudakan atau ketidaktergantungan yang hilang.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'paradhinta' berasal dari bahasa Sanskerta yang merujuk pada kondisi di mana seseorang, kelompok, atau bangsa kehilangan kemerdekaannya dan harus bergantung sepenuhnya pada kendali, perintah, atau kekuasaan pihak lain. Dalam konteks sosial dan politik, istilah ini sering diidentikkan dengan penjajahan, penindasan, atau hilangnya kedaulatan individu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“परधीनता सबसे बड़ा अभिशाप है।”
→Ketergantungan pada orang lain (perbudakan) adalah kutukan terbesar.
“देश को परधीनता की बेड़ियों से मुक्त कराने के लिए कई वीरों نے बलिदान दिया।”
→Banyak pahlawan yang berkorban untuk membebaskan negara dari belenggu perbudakan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Sanskerta, gabungan dari 'para' (lain/orang lain) dan 'adhina' (bergantung/tunduk), dengan akhiran pengubah abstrak '-ta'.