Ausweglosigkeit
/ˈaʊsveːkˌloːzɪçkaɪt/
🇩🇪Bahasa JermanBahasa JermanNominaPsikologiSastraNetral
Ringkasan Makna
Keadaan tanpa jalan keluar atau kebuntuan total yang menimbulkan rasa putus asa.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata benda dalam bahasa Jerman ini menggambarkan suatu situasi yang sangat pelik atau krisis di mana tidak ada solusi, jalan keluar, atau alternatif yang tersedia. Istilah ini sering digunakan dalam konteks psikologis, eksistensial, atau sastra untuk menyimbolkan keputusasaan yang mendalam ketika seseorang merasa terperangkap dalam kondisi yang tidak dapat diubah.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die absolute Ausweglosigkeit der Situation trieb ihn zur Verzweiflung.”
→Kebuntuan mutlak dari situasi tersebut mendorongnya hingga putus asa.
“In vielen Dramen wird das Gefühl der Ausweglosigkeit dramatisch inszeniert.”
→Dalam banyak drama, perasaan tanpa jalan keluar tersebut dipentaskan secara dramatis.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman, dibentuk dari kata 'Ausweg' (jalan keluar) + sufiks '-los' (tanpa) + '-igkeit' (keaktifan/keadaan nomina). Konsep ini sangat melekat dalam tradisi filsafat eksistensialisme Jerman dan sastra tragis.