تفريط
/taf.riːt/
🇸🇦Bahasa ArabBahasa ArabAgamaMoralHukumNetral
Ringkasan Makna
Tindakan kelalaian, pengabaian, atau meremehkan kewajiban dan tanggung jawab yang dibebankan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'tafrit' (تفريط) berasal dari akar kata bahasa Arab yang berarti menyia-nyiakan atau gagal memenuhi hak dan kewajiban karena sikap lalai, ceroboh, atau sengaja membiarkan sesuatu terbengkalai. Dalam konteks agama (Islam) dan hukum, istilah ini sering dipertentangkan dengan 'ifrât' (berlebihan atau melampaui batas), di mana tafrit merujuk pada kekurangan, meremehkan, atau tidak mencapai standar yang semestinya dalam menjalankan suatu amanah.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“النجاح في العمل يتطلب تجنب التفريط في الواجبات اليومية.”
→Kesuksesan dalam pekerjaan menuntut penghindaran kelalaian terhadap kewajiban-kewajiban harian.
“حذر المدير موظفيه من أي تفريط قد يؤرخ تراجع الإنتاجية.”
→Manajer memperingatkan para karyawannya dari setiap kelalaian yang dapat menyebabkan penurunan produktivitas.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari akar kata bahasa Arab классический (f-r-ṭ) yang berkaitan dengan ketergantungan dan kelalaian, istilah ini sangat lazim digunakan dalam literatur keagamaan Islam, etika, serta hukum perdata Arab untuk mendefinisikan bentuk wanprestasi atau kelalaian dalam menjaga amanah.